Latest Bayu Radix Sukses :


Recent Bayu Radix Sukses
Tampilkan postingan dengan label KABAR BERITA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KABAR BERITA. Tampilkan semua postingan

HPAI Sumbangkan Rp200 Juta untuk Palestina

Jakarta, 2 Rajab 1437/9 April 2016 (MINA) –  PT HPAI (Herbal Penawar Al Wahida Indonesia) pada Milad Keempatnya berhasil menyumbangkan dana 200 juta rupiah untuk Palestina, acara tersebut  dimeriahkan  penyanyi reliji Opick ‘Tombok Ati’.

“Kita sesama muslim harus punya rasa peduli dan saling membantu terhadap sesama saudaranya yang tertindas dan membutuhkan pertolongan, apapun yang kita miliki itu sangat berharga bagi mereka,” Kata Opick pelantun lagu Tombok Ati tersebut di sela-sela konser kemanusiaannya untuk Palestina di acara Milad HPAI dengan tema “Terbang Tinggi Menjadi Pemimpin Pasar”, Sabtu (9/4).

“Jangan takut bapak-bapak dan ibu-ibu, harta yang kita sumbangkan tidak akan habis dan tak akan berkurang, karena Allah akan menggantikan yang lebih baik lagi buat kita, semoga apa yang kita berikan dibalas Allah,” tambahnya.

HPAI Merupakan perusahaan Halal Network di Indonesia yang mengeluarkan produk-produk herbal halal dan berkualitas yang terjaga alamiah, ilmiah dan ilahiahnya.

HPAI adalah era baru kejayaan bisnis Network Marketing Muslim. HPAI memanfaatkan teknologi terkini untuk menciptakan layanan yang cepat, akurat dan memuaskan. HPAI sudah memiliki layanan online dan offline yang cukup powerfull.

Empat tahun perjalanan sukses HPAI yang penuh warna. HPAI terus melahirkan pengusaha-pengusaha sukses dan fenomenal. Komitmen dalam menyediakan dan mengeluarkan produk-produk halal berkualitas. Dengan slogan alamiah, ilmiah dan ilahiah terus berupaya menjadi perusahaan Halal Network yang menguasai dan memimpin pasar. (L/P005/P4)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA

Siapa Saja Jaringan Israel di Indonesia?

Sejatinya banyak orang Indonesia yang  menjadi bagian dari jaringan Zionis-Israel.  Anehnya justeru yang banyak membangun “connection” (hubungan jaringan) dengan Zionis-Israel dari kalangan tokoh-tokoh Islam di Indonesia.
Kalau beberapa hari lalu, di dunia Arab geger, dan bahkan parlemen Mesir mengajukan resolusi, yang mengecam dan menginginkan agar Mufti Al-Azhar Dr. Ali Juma’ah dipecat sebagai Mufti  Al-Azhar, karena melakukan kunjungan ke Jerusalem. Di mana Jerusalem masih dibawah pendudukan Zionis-Israel. Kunjungan Ali Juma’ah itu, dinilai memberikan legitimasi (pembenaran) atas pendudukan dan penjajahan Jerusalem oleh Zionis-Israel.
Sekarang ada orang-orang Indonesia menghadiri hari ulang tahun kemerdekaan Zionis-Israel di Singapura. Menghadiri kemerdekaan Zionis-Israel itu, secara de facto dan de jure, memberikan pengakuan eksistensi Zionis-Israel atas  pendudukan tanah Palestina, yang dirampasnya sejak sebelum kemerdekaan tahun 1948, dan kemudian menjadi tanah airnya, sesudah membunuh, menghancurkan bangsa Palestina, serta mengusirnya dari tanah kelahiran mereka.
Memang bukan sekali ini kunjungan orang Indonesia ke Kedutaan Israel di Singapura. Sudah sangat sering. Karena Singapura menjadi pintu bagi orang, kelompok yang ingin menjadi bagian kepentingan Zionis-Israel di Asia ini.
Jerusalem Post, 8 Desember 2007, pernah memberitakan kunjungan lima orang tokoh yang mewakili Ormas Islam menemui Presiden Shimon Peres. Para tokoh Ormas Islam itu menghabiskan waktu selama seminggu di Israel. Mereka bertemu dengan berbagai tokoh puncak negeri Zionis-Israel, termasuk Presiden Israel Shimon Peres.
Bahkan, klaim Jerusalem Post itu, kelima tokoh itu mewakili Ormas Islam terbesar di Indonesia, Nahdathul Ulama dan Muhammadiyah. Kunjungan mereka ke negeri Zionis itu, disponsori oleh Simon Wiesanthal Center dan LibForAll Foundation..
Tokoh Muhammadiyah yang pernah berkunjung ke Israel diantaranya Syafiq Mugni, Ketua Umum Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur. Dari PP Muhammdiyah Dr. Habib Cirzin pernah pula berkunjung ke Israel.
Syafiq Mugni  Ketua Umum Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, saat bertemu dengan Shimon Peres menghadiahkan kepada Peres sebuah tutup kepala yang dikenal bernama ''kippa'' bertuliskan kata "shalom",  yang dalam bahasa Ibrani artinya ''kedamaian''. Para tamu Indonesia itu tampak gembira sekali ketika Peres langsung memasang kippa tersebut di kepalanya.
Selanjutnya, mereka melanjutkan pembicaraan seputar berbagai topik termasuk ekonomi, politik, agama dan perayaan hari jadi  Israel ke 60 bulan Mei 2008 mendatang. Bahkan, kemungkinan membuka hubungan diplomatik antara Indonesia-Israel.
Shimon Peres menyatakan, Israel berbahagia bisa berhubungan dengan Indonesia serta mengundang para pemimpinnya. Peres akan mengundang kembali para tokoh Indonesia untuk doa perdamaian di saat Negeri Zionis ini akan memperingati hari jadinya ke 60 nanti bulan Mei 2008. Dalam kesempatan itu, Peres juga mengatakan, musuh Israel bukanlah Islam, tapi "teror", ucapnya.
Syafiq Mugni dalam kesempatan itu menjelaskan tentang Indonesia menyangkut perkembangan ekonominya, demokrasi dan sistem kependidikannya. Menurut Syafiq,  dirinya berharap Muslim Indonesia semakin toleran, meski sebagaian juga masih ada yang menentang demokrasi. Sementara itu, Wakil NU Abdul A'la mengakui masih ada kelompok kecil "ekstrimis" Muslim di Indonesia.
Ditemani Kepala Wiesenthal Center Associate, Rabbi Abraham CooPeres dan   CEO, LibForAll Foundation,  C.C. Holland Taylor, delegasi Ormas NU dan Muhammadiyah ikut serta dalam suatu upacara cahaya lilin Hanukka yang diikuti dengan tarian di Hesder Yeshiva di Kiryat Shmona.
LibForAll Foundation  disebut-sebut lembaga Zionis yang berkedok "Liberalisme dan Pluralisme" di Indonesia. Kelompok LibForAll Foundation, di Indonesia banyak berhubungan dan berkolaborasi dengan berbagai Ormas Islam, yang tujuannya membangun hubungan lebih inten dengan Zionis-Israel.
Di masa pemerintahan Abdurrahman Wahid, lebih jauh langkah-langkah yang akan dijalankannya. Termasuk akan membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Wahid bertemu dengan Presiden Shimon Peres, dan bahkan Abdurrahman Wahid menjadi anggota Yayasan Institute Shimon Peres.
Tokoh yang mendapatkan julukan dari Presiden SBY sebagai “bapak” pluralisme itu, pernah mendapatkan hadiah "Medal  of Valor" (medali keberanian) dari Yahudi Internasional di Kalifornia, Amerika Serikat. Upacara itu sangat meriah, berlangsung di Beverly Wilshire Hotel, 9500, Wilshire Blvd, Beverly Hills, Los Angeles, California, 6 Mei 2008.
Saat pemberian hadiahnya itu, dihadiri seluruh tokoh-tokoh terkemuka Yahudi dari seluruh Amerika, termasuk bintang terkemuka Amerika Will Smith. Begitulah kisah bagaimanan Israel “connection” berada di Indonesia.
Tetapi, jaringan Israel “connection” sudah sangat luas di Indonesia, termasuk dari kalangan militer. Di zamannya Jenderal Benny Murdani, militer Indonesia mempunyai hubungan dekat dengan Zionis-Israel, seperti digambarkan dalam buku biografinya Jenderal Sumitro.
Walaupun Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, tetapi hubungan berjalan di segala bidang. Termasuk di bidang perdagangan dan teknologi. Pernah diributkan bagiamana perusahaan Israel memenangkan tender perusahaan telekomunikasi di Indonesia. Jadi jaringan Israel “connection” sudah sangat jauh dan lama.
Kedatangan sejumlah warga negara Indonesia dalam upacaya hari ulang tahun kemerdekaan negeri Zionis-Israel di Singapura itu, hanya puncak gunung es. Di Manado terdapat Sinagog, yang menjadi tempat berkumpulnya, jaringan Israel “connection” di Indonesia. Wallahu’alam.
http://www.voa-islam.com/news/opini/2012/05/01/18885/siapa-saja-jaringan-israel-di-indonesia/

Alhamdulillah! PP Muhammadiyah Pun Menolak Dialog dengan Irshad Manji

JAKARTA (VoA-Islam) – Semula diagendakan, Pimpinan Pusat Muhammadiyah akan mengadakan pertemuan dan dialog dengan tokoh feminis lesbi Irshad Manji pada pada 4 Mei 2012 di gedung PP Muhammadiyah, jalan Menteng Raya No. 62, Jakarta, akhirnya dibatalkan. Namun, tidak dijelaskan alasan kenapa Muhammadiyah membatalkan pertemuan dan dialog tersebut.
Dalam surat resminya tertanggal 1 Mei 2012, Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengeluarkan keputusan pembatalan acara dialog dengan tokoh Feminis asal Kanada Irshad Manji,  Pembatalan tersebut dikeluarkan dalam bentuk surat bernomor 232/I.O/B/2012.
“Sesuai perjanjian dari penerbit Renebook, acara dialog dan pertemuan dengan Miss Irshad Manji, yang rencana dilaksanakan pada 4 Mei 2012 di gedung PP Muhammadiyah, jalan Menteng Raya No. 62, Jakarta;  Dibatalkan”. Demikian surat yang ditandatangani oleh Sekretaris PP Muhammadiyah Dr.Abdul Mu’ti M’ed.
Surat tersebut ditujukan kepada beberapa pihak diantaranya, anggota PP Muhammadiyah, Majelis dan lembaga PP Muhammadiyah, Ketua organisasi otonom Muhammadiyah tingkat pusat, Rektor Uhamka Jakarta, UM Tangerang, Ketua STIE Muhammadiyah, STIE Ahmad Dahlan, dan STIMIK Muhammadiyah Jakarta serta di tembuskan kepada kantor PP Muhamadiyah di Yogyakarta.
Sebagaimana diberitakan Voa-Islam sebelumnya, Irshad Manji akan mengunjungi Indonesia sejak tanggal 4-9 Mei di sejumlah daerah. Selain akan berdiskusi di Sekretariat AJI Jakarta, Jalan Kalibata Timur IVG No. 10, Kalibata, Jakarta Selatan, Irshad Manji  juga akan berdiskusi dengan tema “Menggugat Normativitas Tubuh dan Seksualitas: Iman, Cinta dan Kebebasan” di Balai Soedjatmoko, Solo, Selasa 8 Mei, Jam 17.00-20.00 yang diselenggarakan Jurnal Perempuan.
Sekilas Irshad Manji
Irshad Manji dilahirkan di Uganda pada 1968 dari pasangan Muslim yang keturunan Arab-Mesir dan India. Sejak kecil, Manji mengalami hidup yang kelam kelam atas ulah ayahnya. Dalam bukunya The Trouble with Islam Today,  ia ceritakan pengalaman buruk masa kecilnya yang kemungkinan menjadikan ia memilih menjadi penganut lesbian.

Meski memiliki kelainan orientasi, pikiranya justru digandrungi penganut paham liberal di Indonesia. Ia bahkan dijuluki sebagai “ a faithful muslim” (penganut Muslim yang beriman), meskipun perilakunya banyak dinilai jauh dari prinsip Islam.
Tokoh feminis Muslim asal Kanada yang juga dikenal dengan pegiat lesbianism itu, akan datang ke Jakarta dalam rangka diskusi dan bedah buku “Allah, Liberty and Love". Kehadiran Irshad Manji ini diselenggarakan dalam rangka tur kampanye “Iman, Kebebasan dan Cinta” di Indonesia.
Salut untuk PP Muhammadiyah yang menyatakan penolakannya untuk berdialog dengan sosok “Lesbong” Irshad Manji. Yuk, rame-rame usir Irshad Manji perusak moral dari bumi Indonesia! Desastian
http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2012/05/02/18917/alhamdulillah-pp-muhammadiyah-pun-menolak-dialog-dengan-irshad-manji/

MUI: Wapres Boediono Atur Saja Konser Lady Gaga, Jangan Batasi Azan!!

BOGOR (voa-islam.com) - Salah satu pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH Muhyidin Junaidi menilai pernyataan Wapres Boediono tentang pengaturan suara adzan justru tidak sesuai dengan aturan syariat Islam.
Alasannya, seorang muadzin (orang yang biasa mengumandangkan adzan) saat mengumandangkan adzan memang harus bersuara keras agar terdengar jelas.
Sudah keras saja masih banyak yang tidak salat. Apalagi kalau suaranya pelan. Wapres tidak usah bicara teknis lah. Ini tidak ada relevansinya
"Betapa banyak orang yang mendapat hidayah setelah mendengar suara adzan. Bilal bin Rabah, muadzin pertama terpaksa naik ke Ka’bah untuk menyuarakan adzan," terang Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri ini, Senin (30/4/2012).
Namun, lanjut dia, muadzin perlu melakukan pengaturan waktu yang pas tentang penggunaan pengeras suara. Itu agar tak mengganggu orang lain. Hal tersebut juga berlaku saat pembacaan wirid, nasyid dan acara keagamaan lainnya.
"Sudah keras saja masih banyak yang tidak salat. Apalagi kalau suaranya pelan. Wapres tidak usah bicara teknis lah. Ini tidak ada relevansinya," tegasnya.
Lebih baik atur Lady Gaga ketimbang adzan!
Menurutnya, seharusnya pemerintah lebih fokus membenahi moral generasi muda yang kian tergerus budaya asing. Muhyidin mencontohkan rencana konser Lady Gaga di Jakarta, Juni mendatang.
Lebih baik, kata Muhyidin, pemerintah mengatur tata cara berpakaian dan aksi panggung penyanyi yang selalu tampil eksentrik dan seksi itu. "Lebih baik atur Lady Gaga ketimbang adzan!" tandasnya. [Widad/jpn]

Menara Telekomunikasi AS Bunuh 7 Juta Burung Tiap Tahun

burung berimigrasi-ilustrasi
WASHINGTON_DAKTACOM: Menara telekomunikasi yang tersebar di seluruh Amerika membunuh hampir tujuh juta ekor burung setiap tahun saat mereka bermigrasi dari Amerika Serikat dan Kanada menuju Amerika Tengah dan Selatan, kata sebuah studi baru.
Menurut penelitian, sekitar 84.000 menara telekomunikasi, beberapa diantaranya mencapai hampir 2.000 meter ke langit, jauh lebih tinggi dari Empire State Building yang tingginy hanya 1.250 kaki.
Namun, burung-burung yang dibunuh bukan hanya disebabkan oleh menara itu sendiri tetapi puluhan kabel sebagai penopang juga menyebabkan kematian buruh, kata penulis studi, Profesor Travis Longcore di University of Southern California.
“Ini adalah tragedi yang tidak seharusnya terjadi,” tambah Longcore.
Menara Telekomunikasi membunuh 7 juta burung di Amerika setiap tahun, katanya.
Semakin tinggi menara semakin besar ancaman itu, kata penemuan studi ini.
Selama cuaca buruk, burung-burung didorong jatuh oleh awan dan terbang pada ketinggian yang lebih rendah. Awan juga menutupi tanda isyarat navigasi, seperti bintang, hanya menyisakan lampu merah berkedip sedangkan lampu yang berkedip tidak bisa mengecoh burung, tetapi menara dengan lampu merah mengakibatkan unggas mati lebih banyak, menurut pernyataan University of Southern California.(cyber sabili)

Hadiri HUT Israel di Singapore, KADIN & Politisi NASDEM Langgar UUD 1945?

JAKARTA, RIMANEWS - Kehadiran sejumlah warga negara Indonesia dan anggota Kamar Dagang Indonesia (Kadin) pada perayaan ulang tahun Israel di Singapura telah melanggar amanat Undang Undang Dasar 1945.
"UUD 45 menyatakan bahwa semua penjajahan di dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Kehadiran WNI pada HUT Israel jelas-jelas bertentangan dengan UUD 45," tegas pengamat politik Timur Tengah Smith Al Hadar kepada itoday (1/5).
Menurut Smith, kehadiran WNI di HUT Israel tidak lepas dari peran loby Yahudi di Amerika Serikat. "Israel tidak bisa dilepaskan dari AS. Israel akan menjadikan Indonesia sebagai pintu gerbang dalam menyebarkan pengaruhnya di Asia Tenggara. Indonesia penduduk Muslimnya terbesar dan Islamnya moderat, maka Israel berharap Indonesia menerimanya," tegas Smith.
Smith mengingatkan, Israel berharap kehadiran tokoh Indonesia itu bisa menjadi awal untuk membuka hubungan diplomatik Indonesia-Israel. Seharusnya, tokoh-tokoh di Indonesia tidak menjadi pengikut Israel, tetapi lebih memikirkan upaya memerdekakan Palestina dengan menekan Israel.
"Indonesia secara rahasia memang berhubungan dengan Israel melalui Kedubes Israel di Singapura. Kerjasamaa dengan Israel terutama masalah senjata, kita membeli senapan Uzi dari Israel. Gus Dur pernah ke Israel bersama Shimon Peres mendirikan Shimon Peres Foundation," ungkap Smith.
Hubungan Indonesia-Israel, menurut Smith, akan mempengaruhi hubungan dengan negara Asia Tenggara. Langkah Indonesia yang membina hubungan dengan Israel justru akan diikuti negara-negara tetangga, Malaysia dan Brunei. Sikap Indonesia tersebut akan menjadi efek domino sehingga menguntungkan Israel dan merugikan perjuangan Palestina.
Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah WNI menghadiri perayaan HUT Israel di Singapura, Kamis (26/4) lalu. Mereka adalah, anggota Kadin, ormas pemuda Islam, dan tokoh lain.
Kehadiran politikus NasDem di HUT Israel dipertanyakan
Pengamat politik Universitas Indonesia Iberamsjah menilai, kehadiran politikus Partai Nasional Demokrat (NasDem) Ferry Mursyidan Baldan, dalam perayaan HUT Israel di Singapura, Kamis (26/4) lalu, dapat berakibat kepada berkurangnya kepercayaan publik kepada Partai Nasdem. Sebab, publik akan berpikir NasDem tak membela Islam.
"Kita semua tahu tindakan Israel terhadap umat Islam di Palestina khususnya tak bisa ditolerir, tindakan Israel yang tidak terpuji," kata Iberamsjah saat dihubungi merdeka.com, Jakarta, Senin, (30/4).
Menurut Iberamsjah, kehadiran Ferry ke acara tersebut sangat melukai perasaan umat Islam. Iberamsjah lantas mempertanyakan apakah Partai NasDem memiliki hubungan dengan Israel.
"Harus dan pantas dicurigai hubungan antara Partai Nasdem dengan Israel. Jangan-jangan biaya yang digunakan oleh Partai Nasdem selama ini berasal dari bankir-bankir Yahudi Israel, karena Partai Nasdem ini termasuk partai yang memiliki biaya besar dan tempo yang cepat," jelas Iberamsjah.
Sebelumnya diberitakan, sejumlah WNI yang terdiri dari anggota Kadin, ormas pemuda muslim dan politikus Partai NasDem Ferry Mursyidan Baldan menghadiri perayaan HUT Israel di Singapura.[it/mrdk/ian]
sumber : http://rimanews.com/read/20120503/61491/hadiri-hut-israel-di-singapore-kadin-politisi-nasdem-langgar-uud-1945
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Peluang Bisnis Rumahan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger